Jumat, 11 September 2009

Ibu Abdullah.



Enin kehabisan susu kental manis Carnation buat menambah lezat rujak ketimun suri menjelang buka puasa hari ke 20. Tentunya dong abah siap komandan menawarkan diri buat membeliya di Indomart. Toh deket ini lokasinya gak smp 200 meter. Setelah membayar seharga Rp. 6.175 itu, abah lantas pulang aja tanpa mau dibungkuskan barang belanjaan yang mengundang senyum manis mbak Ipeh penjual sekaligus kasier di outlet itu.

Tatkala dijalan pulang abah bersua dengan ibu Abdullah bersama putrinya yang berusia sekitar 18 tahuan. Dengan lucu ibu Har memberikan tabik dan menanyakan khabar abah. Beliau lantas langsung lapor klo beliau sudah 6 bulan ikuti program Ceragem. Tapi bukan yang di Veteran melainkan di Malabar III. Disana ada sepasang suami isteri karyawan RS di Jakarta mantan pasien yang mengalami kesembuhan lalu membeli unit P390 dan membuka jasa pelayanan pengobatan. Ibu Har sendiri tampak segar kuat dan bersemangat dan katanya sudah lama tak kontrol bulanan lagi ke RSUD Tarakan. Sayangnya suaminya yang terkena stroke hanya mau berobat sekali saja setelah itu kapok.

Ibu Har juga memperkenalkan putrinya yang katanya setahun yang lalu mengalami kecelakaan bermotor yang menyebabkannya mengalami gegar otak. Lalu berobat ke Ceragem dan sekarang Alhamdulillah sudah sembuh.
"Nanti deh bu saya akan ke Malabar III buat lihat2 keadaan. Tapi saran saya janganlah ibu menghentikan pengobatan Ceragem. Sebab takutnya nanti akan timbul penyakit2 berat bagi ibu seperti yang sudah saya alami sampai saya kudu dirawat di RSUD Tarakan segala. Lalu kontrol tiap bulan dan menelan 7 macam obat setiap hari."

Tidak ada komentar: