Kamis, 26 Maret 2009

Dirawat di RSUD Tarakan Jakarta.



Besoknya aku lalu diantar isteriku kontrol ke RSUD Tarakan Jakara. Tensi 180/120, pemeriksaan glukosa sewaktu 522, juga dilakukan pemeriksaan EKG, laboratorium dan radiologi. Lusanya dari hasil laboratorium dll dokter Endang menyatakan aku terkena serangan jantung dan harus segera dirawat tak boleh pulang lagi. Karena ICCU penuh maka keluargaku harus mencari tempat si ICCU dirumah sakit yang lain, sambil aku dititipkan ke UGD. Katanya sih nanti aku akan diangkut dengan Ambulance 811 segala. Huh matakan heboh aja yang tentunya akunya protes ogah.

Sedari jam 10 smp jam 18 aku duduk diatas kursi roda tanpa puguh lagu di ruangan UGD. Lantas kupanggil kepala ruangan yang kuancam klo aku tak segera dirawat, aku akan pulang.
"Bayangin aja 8 jam aku duduk begini kok kuat. Berarti aku bisa pulang dong."
Agaknya karena gak ada pilihan alain, maka aku dipaksakan buat nyelip di ICCU selama 2 hari. Selanjutnya (Subhanallah, geledek menyambar tepat disamping jendela tempat aku posting. Dah dulu yah, mana Gaby nangis ketakutan lagih)

Tidak ada komentar: