Senin, 24 November 2008

Sisworo



Ketika melakukan perawatan Ceragem, aku didampingi oleh mas Sisworo. Beliau sendiri sedang melakukan terapi selama 2 bulan. Karena semalam gak bisa tidur dan tadi mandi air dingin, maka aku minta kepada beliau agar pemanas ditingkatkan. Hehe, tentunya atuh semenjak digunakan di titik 1-9 dalam sebentar terasa panas menyengat membuat aku kelojotan. Ketika aku bilang,"duh jadi panas banget mas" Maka jawabnya, "tahan sebentar ya pak cuma 2 menit kok."

Hehe, ya salah aku sendiri dong klo beliau lupa tadi aku minta panasnya ditingkatkan buat hilangkan kemungkinan aku masuk angin.

Tak lama mas Sisworo pamit lalu digantikan oleh ibu Yu yang bertanya apakah punggungku tadi sudah dipijat. Aku jawab belum, lalu beliau memijat punggungku. Ketika aku bertanya, untuk apa dilakukan pemijatan itu? Beliau bilang hanya untuk lebih melancarkan peredaran darah. Ketika kutanyakan apakah garis pemijatan sejalan dengan lubang Chi di punggung?Sambil kuperagakan konfigurasi 4 mata pada alat kop. Beliau bilang, "saya dan para karyawan disini tidak tahu apa2 tentang ilmu pengobatan. Semua itu dilakukan oleh Ceragem Compact P390." Ketika aku bilang, akan belajar tentang teori lubang Chi. Beliau bilang,"buat apa bapak repot2 belajar. Serahkan saja kepada Ceragem." Tawanya representatif, sambil berlalu.

Iya madam Yu. Ceragem memang luar biasa khasiatnya. Tetapi aku ingin lebih memahaminya agar kelak klo aku memiliki alatnya bisa menggunakannya dengan lebih cermat lagi.

"Sebaiknya bapak memakai kaus katun agar mudah menyerap keringat. Juga membawa kain untuk alas berbaring dan menutup tubuh. Agar pancaran enerji panas dan anion Ceragem tidak terbuang percuma." Ungkapnya sambil duduk didekat kepalaku. Aku mengiyakan. Siapa juga yang bisa membantah sugesti cantik simpatik seperti itu.

Tidak ada komentar: